Showing posts with label Q10. Show all posts
Showing posts with label Q10. Show all posts

Sunday, June 30, 2013

Produsen Blackberry Terus Merugi



Salah satu raksasa smartphone dunia yang cukup banyak memiliki penggemar terutama di Indonesia, Blackberry telah merilis laporan resmi keuangan mereka baru – baru ini. Laporan fiskal perusahaan yang bermarkas di kanada ini merupakan laporan keuangan terakhir perusahaan yang ditutup pada 1 juni 2013 lalu.Dalam laporan tersebut kita dapat melihat bahwa sebenarnya penjualan dari produk blackberry sendiri sebenarnya mengalami peningkatan akan tetapi ternyata kerugian yang cukup besar masih saja terus menaungi perusahaan tersebut.
blackberry-10Melihat dari data yang telah dirilis, blackberry sebenarnya cukup berhasil di 1 tahun kebelakang dengan membukukan penjualan yang mencapai 6.8 juta unit dari beragam tipe produk blackberry. Penjualan pada setahun belakang ini mengalami peningkatan sebesar 13% jika dibandingkan dengan penjualan perusahaan pada tahun sebelumnya.
Penjualan 6.8 juta unit pada laporan kali ini didukung penuh oleh penjualan produk terbaru blackberry yaitu blackberry 10 yang telah mencatatkan penjualan sebanyak 2.7 juta unit. Penjualan sebanyak ini ternyata belum memenuhi target yang telah ditetapkan oleh blackberry dengan target perusahaan untuk produk tersebut sebesar 3 juta unit. Dari angka penjualan sebesar 6.8 juta unit, blackberry telah berhasil meraih pendapatan total sebanyak USD 3.1 milliar.
blackberry-Angka ini sebenarnya juga pengalami peningkatan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang hanya mendapatkan pendapatan total sebesar USD 2.7 milliar. Hal yang membuat produsen kanada ini menjadi merugi adalah dengan meningkatnya beban biaya operasional mereka pada tahun ini yang membuat blackberry mengalami kerugian cukup besar mencapai USD 84 juta.
Pihak blackberry pun terus gencar melakukan promosi agar penjualan produk mereka kedepannya lebih baik sehingga perusahaan tidak lagi mengalami kerugian yang cukup besar ini. Salah satu strategi yang diterapkan oleh blackberry adalah dengan terus mempromosikan produk unggulan mereka di Negara yang sangat besar pasarnya seperti Indonesia.
blackberry-.Blackberry terus mempromosikan produk mereka seperti blackberry Q5 dan juga blackberry 10. Strategi lain yang diharapkan mampu membangkitkan gairah penjualan blackberry adalah dengan menurunkan harga untuk produk mereka yang keluaran tahun lama. Strategi tersebut diharapkan mampu membukukan keuntungan untuk blackberry di laporan keuangan berikutnya.(iBerita).

Monday, June 24, 2013

TELKOMSEL Hadirkan Blackberry Q10, Berapa Harganya?

JAKARTA-Telkomsel bekerja sama dengan Blackberry Indonesia kembali meluncurkan Blackberry Q10 dengan sistem operasi Blackberry Q10. Ponsel pintar itu akan dipasarkan seharga Rp7,5 juta.

Blackberry Z10 di mana pelanggan tidak perlu lagi berlangganan paket Blackberry Internet Service (BIS), tetapi cukup melakukan aktivasi paket data Telkomsel.
Blackberry Q10 hadir dengan keypad qwerty yang memudahkan pengguna untuk mengetik. Blackberry Q10 memiliki aplikasi docs to go dan print to go yang menjadikan pekerjaan dokumen office sangat mudah.
Head of Strategic Marketing Group Ririn Widaryani mengungkapkan masyarakat sangat antusias menyambut kehadiran Blackberry Q10. Hal itu nampak dari tingginya angka pemesanan pre-order yang mencapai 1500 sejak dibuka pada 5 Juni 2013. Selama masa pre-order,Telkomsel memberikan tawaran paket hingga 12 GB untuk 6 bulan.
"Dengan semua fitur mutahir, Blackberry Q10 akan sukses di pasaran. Pelanggan bisa melakukan pre-order secara online dan semuanya mendapat garansi resmi dari Teletama Artha Mandiri (TAM) dan Surya Citra Multimedia (SCM)," ungkapnya di Jakarta  Senin (24/6/2013).
Dia mengungkapkan pelanggan yang melakukan pemesanan pre-order online sudah dapat mendapatkan Blackberry Q10 pada 27 Juni 2013.
Sementara itu, bagi pelanggan yang tidak terbiasa dengan transaksi online dapat melakukan pemesanan di Erafone Store yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam rencana Telkomsel akan melakukan road show ke tiga kota yakni pada 28-30 Juni di Surabaya (Ciputra Mal) dan pada 1-7 Juli di Bandung (Trans Studio Mal) dan di Makasar (Mal Ratu Indah). (Bisnis.com).

Tuesday, June 18, 2013

BlackBerry, Samsung, Apple, ManaPaling Laku?



Jakarta - BlackBerry, Samsung, dan Apple masih merajai
pasar smartphone di Indonesia. Ketiganya memiliki
pangsa pasar terbesar dari sisi penjualan dalam
beberapa tahun terakhir. Mana yang paling laku?
Ketika hal ini ditanyakan kepada Juragangadget.com,
salah satu e-commerce yang khusus memasarkan
gadget, ketiganya baik Samsung, Apple, dan BlackBerry
masih menunjukkan performa yang cukup stabil sesuai
segmen pasarnya.

Tercatat, 40% omzet juragangadget.com masih
dihasilkan dari penjualan produk iPhone, 30% dari
produk Samsung, dan 20% dari BlackBerry. Sementara
10% dari merek lain seperti HTC, Sony, Nokia, dan
sejumlah merek lokal.

"Sekarang yang paling laku Galaxy S4, penjualannya
naik 32%. Dari jumlah pre-ordernya juga jauh melebihi
Samsung Galaxy SIII dan SII," kata Alrosa Fahri, Direktur
Utama Juragan Seluler Indonesia yang mengelola
juragangadget.com, di Jakarta, Rabu (19/6/2013).
Sementara untuk produk Apple yang mengalami sedikit
penurunan penjualan 5%-10% di situsnya sejak Januari
2013, juga masih cukup diminati jika melihat banyaknya
pembeli yang lebih dulu menelepon untuk meminta
saran perbandingan.

"Banyak pembeli yang telepon kami untuk minta
perbandingan, bagus mana iPhone 5 dan Galaxy S4.
Setelah kami jelaskan, banyak juga yang akhirnya lebih
memilih iPhone 5," kata bos muda yang akrab disapa
Mamang Osa ini.

Ia menganalisa, Apple mulai mengalami sedikit
penurunan penjualan iPhone 5 karena rumor tentang
kehadiran iPhone versi lebih murah belum terbukti
hingga saat ini. Hal ini diakui cukup mengganggu pasar.
Sementara Samsung dengan lini produk Android yang
cukup lengkap, berhasil merebut ceruk pasar karena
mampu menyediakan gadget mulai dari kisaran harga
Rp 800 ribu sampai Rp 8 juta.

"Tidak hanya Samsung, tapi ponsel Android yang lain
juga cukup diminati, seperti Sony Xperia Z dan HTC
One," lanjut Osa yang baru 24 tahun saat dipercaya
Satu Solusi Intermedia Utama menjadi direksi termuda
yang mengelola anak usahanya, Juragan Seluler
Indonesia.

Sementara BlackBerry, meski penjualan BlackBerry 10
seperti Z10 dan Q10 diakui tidak terlalu meledak, namun
dari sisi penjualan tetap stabil untuk handset BlackBerry
yang lebih murah.

"Rencana BBM untuk masuk pasar Android dan iOS
ternyata tidak terlalu berpengaruh. Penjualan BlackBerry
masih bagus meski Z10 dan Q10 tidak booming.
BlackBerry terbukti punya ketahanan pasar. Untuk range
harga dari Rp 1 juta hingga Rp 6 juta, itu sudah frame
ideal," ujarnya.

Dari sisi pangsa pasar sistem operasi, BlackBerry dan
Apple memang tertinggal dengan Android yang
merajalela karena diadopsi oleh banyak produsen
handset. Selain Samsung, Sony, dan HTC, ponsel merek
lokal yang mengadopsi Android cukup diminati.

"BlackBerry, iPhone, Samsung Galaxy, secara positioning
mereka stabil. Tapi sekarang yang meningkat justru
handset dengan Android Jelly Bean sama Ice Cream
Sandwich yang harganya kisaran Rp 1 juta hingga Rp 3
juta," papar Osa.

Ganti Kulit

Juragangadget.com yang telah 1,5 tahun meramaikan
industri e-commerce dengan segmen pasar khusus
gadget, mencatatkan penjualan sedikitnya 150 unit
gadget per bulan. Osa optimistis, dengan interface versi
2.0 yang baru saja diluncurkan, penjualan di situsnya
diharapkan bisa tumbuh pesat dengan target 1.500 unit
per bulan.

"Situs kami sekarang tampil lebih fresh dengan beragam
fitur menarik untuk memudahkan pelanggan berbelanja
gadget semudah pesan delivery McD, bisa bayar di
tempat. Kami juga punya program go green selain
memperkuat service backbone yang jauh lebih baik,"
kata Osa.

Abbi Angkasa Perdana, Direktur Utama Satu Solusi
sekaligus founder juragangadget.com, menambahkan,
sejak situsnya go live commercial awal 2012 lalu,
Juragan Gadget telah membukukan total omzet Rp 10
miliar. (Detik.com)